Waktu … Tolonglah Aku

Menit demi menit berhamburan satu demi satu tak terhitung jumlahnya. Seakan tak peduli dengan ekspresi ketakutanku yang justru ingin memunguti mereka satu persatu, menyimpannya ke tempat semula dan mengunci mereka disana rapat-rapat. Hingga akhirnya pada saat yang indah akan kubuka dan kubiarkan mereka menari di setiap detik demi detik kebahagiaanku.

Andai hal itu mampu kulakukan. Pastinya aku tak akan secemas saat ini. Waktu benar-benar tak mampu kuhentikan. Sekeras apapun upayaku untuk menghentikannya, ia akan tetap melangkah dengan pasti menjalankan tugas yang dipercayakan padanya. Ia tak akan lalai, walau barang sedetikpun.

Sang waktu … tak kau lihatkah betapa sengsaranya diriku ini. Mengharapkanmu berhenti sejenak, hanya sekedar untuk memberiku sedikit harapan bahwa keinginanku segera terkabul ?Aku tak menyalahkanmu bila menganggapku tak tahu diri. Berharap kau melambatkan perguliran waktu hanya demi mengurangi kecemasanku.

Apalah dayaku, hai waktu. Aku tak ingin rapuh karena bertambahnya usiaku hari demi hari, sedangkan harapan dan dambaanku tak kunjung datang membukakan jalan. Aku tak meminta banyak waktu. Hanya hingga saat ia merasa siap dan kamipun akan merasa senang kau turut hadir menyaksikan kebahagiaan kami.

Published in: on 21 Oktober 2009 at 1:16 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://incredibleleven.wordpress.com/2009/10/21/waktu-%e2%80%a6-tolonglah-aku/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: