I Miss That Moment

Akhir-akhir ini sang ibu tercinta sering ngajak keluar bareng. home_familyKemana aja, pokoknya kalo aku ada libur sehari aja and nggak ada acara apa-apa dengan my honey, biasanya ia bakal memancing jiwa-jiwa petualangku (lebay …) dengan bertanya “Hari ini mau kemana ?” atau “Ke tempat ini yok !” atau “Ayo kita jalan-jalan ke rumahnya ini !”.

Awalnya aku cuma ngajak ibu ke acara “Chaki Fun Walk” tempo hari. Acaranya seru. Lumayan buat kami-kami ini yang jarang berada di tempat keramaian selain mall dan pasar. Akhirnya sang ibu jadi ketagihan jalan-jalan. Selain itu katanya aku sudah mulai lincah bawa kendaraannya. Nggak kayak dulu sewaktu baru pertama kali dia ikut dan aku bawa jalan-jalan and plesiran ke rumah-rumah kenalan (emang bertamu ke rumah orang bisa dibilang plesiran ?)

Aduh mami … nggak nyadar ya kalo anaknya ini pembalap (pemudi berbadan gelap) ? kekeke. Jadi deh aku ngajakin mami (ceile mami … biasanya juga manggil dengan sebutan emak 🙂) jalan-jalan. Entah itu cuma nyari tempat makan bakso yang uendang, entah itu nyari tempat kost-an buat temen, entah itu cuma keliling-keliling and muter-muter kota aja. Yang penting mami nggak bosan di rumah yang sehari-harinya cuma ngadepin urusan dapur, sumur dan kasur yang belakangan masih ditambah dengan urusan nganggur (baca : melamun) karena saking nggak adanya kegiatan menyenangkan.

But it makes me feel happy too. Dulu-dulunya nggak banget deh ngajakin mami kemana-mana, secara dulunya masih ABG getoh. Rasanya malu aja kalo jalan-jalan sama ayah atau ibu. Ntar disangkain anak mami lagi.

But … time goes on and now i feel more excited when I took her with me. I mean, just walking-walking Rasanya asik juga jalan-jalan sama salah satu atau with the whole family member to some place just you and your family.

Yah … boleh dikata kebersamaan seperti itu sudah jarang terjadi. Biasanya kalau hari libur masing-masing punya kegiatan sendiri-sendiri. Lebih-lebih kalau bukan hari libur. Boleh dikata masing-masing anggota keluarga cuma bisa say hello semenit-dua menit aja sebelum tidur, trus abis itu besoknya sebelum sempat sarapan bareng masing-masing udah ngacir entah kemana.

I miss … I miss the moment ….

Published in: on 30 Maret 2009 at 9:44 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://incredibleleven.wordpress.com/2009/03/30/i-miss-that-moment/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: