Indahnya Menghargai

Selain my honey boney, ada satu orang lagi yang mengucapkan selamat ulang tahun buatku. It’s my ex-boyfriend. Fiuuhh … sejujurnya aku tak mengharapkan ucapan itu datang darinya. Belum lagi tagihan minta ditraktir seolah-olah hanya alasan untuk bertemu denganku. Telah beberapa kali ia mencoba mengajakku keluar bersama dan selalu kuabaikan. Aku bukannya tak ingin bertemu lagi dengannya. Hanya saja aku berharap kami tidak love-bird1bertemu secara sengaja melainkan secara kebetulan. Mungkin tiba-tiba bertemu di mall, atau mungkin suatu saat secara tidak sengaja berada di rumah makan yang sama.

Ini kulakukan demi menghormati dan menghargai pasanganku yang sekarang. Dalam hubungan kami, sikap saling menghargai sangat dijunjung tinggi. Tak sekalipun keputusan penting  diputuskan sendiri. Termasuk bila bertemu dengan seseorang yang sekiranya akan menimbulkan prasangka buruk terhadap hubungan kami. Kami pasti akan saling meminta pendapat. Meskipun terkadang aku merasa pendapatku tidaklah begitu penting bila ia mengambil keputusan tentang hidupnya. Toh kami belum terikat secara resmi. Tapi sedikit demi sedikit aku mulai menjadikan ini suatu proses pembelajaran buat kami. Jika suatu saat nanti kami hidup bersama dan hal-hal seperti ini terjadi maka kami tidak akan kagok lagi menghadapinya.

Terkadang memang sulit menjalankannya. Setiap kemana-mana harus memberitahu, apalagi bila bepergian ke luar kota. Pergi dan pulangnya harus memberi kabar. Dulunya itu adalah hal remeh yang seringkali kuabaikan. Namun semakin lama aku semakin menyadari bahwa itu bukanlah suatu keharusan, namun suatu kebutuhan. My honey akan merasa lebih tenang bila mengetahui bahwa aku dalam keadaan baik-baik saja. Ia akan merasa nyaman bila tahu aku telah sampai dengan selamat di tempat tujuan.

Sama halnya denganku. Aku sering mengkhawatirkannya bila dalam beberapa hari ia tidak memberi kabar sama sekali. Baik itu telepon, sms ataupun sekedar missed call. Ia tinggal seorang diri di rumahnya dan hal itu yang selalu membuatku khawatir kalau-kalau  ada sesuatu yang terjadi padanya.

Memiliki seseorang yang memberi perhatian khusus memang menyenangkan. Yah … seperti kata mbak Ning, “Terima Kasih Tuhan, untuk hal terindah yang kami  miliki ini“.

Doa Sang Kekasih

Ku Panjatkan Doa Kepada Tuhan

Karena Beribu Alasan

Hidup yang telah Ia tiupkan

Dengan Cinta-Nya kini aku bertahan

Ku ucapkan Syukur Kepada Tuhan

Karena Nikmat yang Ia berikan

Dalam hidup aku berjalan

Bersama kekasih yang Ia pilihkan

Ya Tuhan………..

Cintakanlah aku pada-Mu

Letakkan aku pada tempat-Mu

Kasihkanlah aku dengan kekasih hati-Mu

Kekasih yang selalu ada buat aku

Di saat duka menghampiri dia hibur aku

Dengan senyum yang merayu

Dan di kala suka dia di sampingku

Di peluk aku dengan lagu Rindu

Di bimbing aku untuk selalu di jalan-Mu

Dia lah kekasih Pilihan-Mu

yang Engkau Ciptakan hanya untukku

Published in: on 12 Februari 2009 at 6:29 am  Comments (3)  

The URI to TrackBack this entry is: https://incredibleleven.wordpress.com/2009/02/12/indahnya-menghargai/trackback/

RSS feed for comments on this post.

3 KomentarTinggalkan komentar

  1. Hai….makasih dah cantumin puisi aku.jadi tersanjung deh…hehehehe…mudah2an banyak yang suka ya…..kalo mau tau lebih banyak puisi2 Rhe, buka aja di http://rheifania.wordpress.com

  2. Kalau ning mah mikirnya gini, mba: Kalau bukan kita yang menghargai pasangan, siapa lagi? 😉

    Menghargai itu menurut ning bukan sekedar basa-basi, tapi “membuatnya berharga” atau menempatkannya pada posisi yang selayaknya.
    Dan, hanya orang “berharga” yang bisa “menghargai” orang lain😉
    It’s You.

  3. rhe : yakin pasti byk yg suka ma puisinya.

    morning dew : Bila semua org didunia ini dpt saling menghargai, hidup akan terasa lebih damai.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: