Dua Hari Libur Tanpa My Honey

Setiap hari libur biasanya aku dan my honey menyempatkan diri untuk saling bertemu.  Seharian waktu akan dihabiskan bersama. Biasanya agenda rutin yang kami lakukan adalah memasak dan menonton vcd sewaan dirumahnya. heart

Belakangan ini kegiatan tersebut sudah  mulai berkurang. Kadang hanya menonton vcd tanpa ada kegiatan memasak. Kadang pula hanya bertemu sebentar, menonton teve, dan setelah itu aku pulang.

Aku pribadi merasakan ada sedikit ganjalan dalam hubungan kami. Entah apa sebabnya. Mungkin ada sedikit rasa bosan dalam menjalani rutinitas kami. Hingga kegiatan di saat liburanpun terasa seperti agenda rutin biasa. Tidak ada sesuatu yang membuat kami merasakan adanya perasaan terhibur ataupun terlepas dari penat setelah seminggu menjalankan rutinitas pekerjaan. Entah ia menyadarinya atau tidak. Atau mungkin ia menyadarinya namun tidak mengungkapkannya.

Minggu dan Senin kemarin adalah dua hari libur berturut-turut. Dua hari libur ini tidak mempertemukan kami. Hari libur pertama my honey berangkat ke daerah menjenguk pamannya. Aku sedikit kesal saat ia menyampaikannya padaku. Padahal aku sudah menyiapkan rencana untuk memasak sesuatu di rumahnya. Hal ini sudah jarang kami lakukan. Terpaksa rencana itu aku jalankan sendiri di rumah.

Hari libur kedua, paginya  ia sudah kembali ke rumah. Hanya saja, aku sudah tidak ada gairah untuk berjumpa dengannya. Aku putuskan untuk tidak menanggapi kepulangannya.

Aku mengisi waktuku dengan membereskan rumah dan memasak masakan kesukaanku. Ini salah satu hal yang jarang kulakukan bila akhir minggu bersama dengannya.

Entah apa yang dapat kulakukan untuk mengubah situasi yang terjadi di antara kami. Entah bagaimana pula aku mengungkapkan apa yang menjadi ganjalan di hati selama ini.

Kalau melihat sikapnya selama ini, ia seperti tak merasakan apa yang aku rasakan. Selama ini ia terlihat biasa-biasa saja. Tak seperti sedang memiliki suatu ganjalan di hati mengenai hubungan kami. Hanya saja yang dapat kutangkap adalah ia tidak seperti dulu lagi yang inginnya setiap hari bertemu. Dulunya setiap hari bertemupun kadang kala masih ia rasakan kurang.

Published in: on 27 Januari 2009 at 6:09 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://incredibleleven.wordpress.com/2009/01/27/dua-hari-libur-tanpa-my-honey/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: